Brio merupakan tulang punggung penjualan Honda Prospect Motor (HPM). Agar kian menggairahkan penjualan. Mereka kembali melengkapi lini produk LCGC dengan menawarkan varian anyar Satya S bertransmisi matik (CVT). Model ini diposisikan sebagai akomodasi bagi konsumen yang ingin memiliki kendaraan ringkas berpenyalur otomatis. Tanpa harus naik ke trim lebih tinggi. Bila Anda tertarik membeli, siapkan bujet Rp183,5 juta on the road Jakarta.
“Penambahan varian Brio Satya S CVT merupakan langkah kami untuk memberikan pilihan yang lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen saat ini. Melalui tipe baru ini, kami menghadirkan kemudahan berkendara dengan transmisi otomatis. Senantiasa efisien, terjangkau dan fun to drive. Tanpa mengorbankan value yang menjadi kekuatan utama Honda Brio,” terang Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor, dalam keterangan tertulis.
Mesin 4-silinder Brio Satya
Di balik kap mesin, Honda Brio Satya S CVT masih mengandalkan enjin L12B berkapasitas 1,2 liter i-VTEC empat silinder segaris. Konfigurasinya mengusung Single Over Head Camshaft (SOHC). Honda Prospect Motor mengklaim, racikan mesin ini dirancang untuk menjaga keseimbangan antara performa dan keiritan bensin. Pembakaran internal dioptimalkan. Sedangkan pengapian ditingkatkan lewat penggunaan busi elektroda anti-oksidasi. Sehingga proses pembakaran berlangsung lebih sempurna.
Hasilnya, mesin i-VTEC tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 90 PS pada 6.000 rpm, dengan torsi puncak 110 Nm di 4.800 rpm. Seluruh daya disalurkan ke roda depan melalui transmisi CVT. Dijanjikan memiliki distribusi tenaga halus serta nyaman untuk penggunaan harian di lalu lintas perkotaan.
Sebagai city car di level LCGC, Honda Brio tetap mempertahankan dimensi kompak. Panjang bodi tercatat 3.810 mm, lebar 1.680 mm, dan tinggi 1.485 mm, dengan jarak sumbu roda 2.405 mm. Kapasitas tangki bahan bakar 35 liter dinilai cukup untuk menunjang mobilitas harian. Varian Satya S CVT ini menggunakan pelek alloy 14 inci single tone yang dibalut ban berukuran 175/65 mm.
Kelengkapan Fitur Brio Satya S CVT
Lanjut dari sisi tampilan dan fitur berdasar brosur pabrikan. Honda Brio Satya S CVT mendapat sentuhan chrome front grille serta penampilan simpel. Sorot lampu depan masih mengandalkan bohlam halogen. Interior mengusung kombinasi warna hitam dan abu-abu dengan jok fabric bermotif. Fitur kenyamanan meliputi power window dengan auto up/down dan anti-pinch, tilt steering, electric power steering, digital AC, serta headrest baris kedua yang dapat diatur.
Aspek keselamatan turut diperhatikan melalui penyematan sistem pengereman ABS, EBD, Hill Start Assist (HHC) dan parking sensor. Untuk kebutuhan hiburan, tersedia head unit layar sentuh 7 inci yang mendukung USB port, radio AM/FM, bluetooth, handsfree, hingga screen mirroring. Untuk warna masih sama tersedia empat pilihan: rallye red, crystal black pearl, meteorid metallic dan taffeta white.
Nah, dengan tambahan varian Satya S CVT, Honda memperluas opsi bagi konsumen Brio yang mendambakan transmisi otomatis dengan harga lebih terjangkau. Sebuah langkah strategis untuk menjaga daya saing sang small hatchback di segmen LCGC yang kian padat persaingan. Sebab banderol beberapa micro EV dan BYD Atto 1 juga sangat bersinggungan. (ALX/ODI)